Aplikasi Data Santri Untuk Pesantren, Berbasis Website

Pondok Pesantren sebagai lembaga pendidikan tertua, semakin hari semakin dihadapkan oleh banyak tantangan. Bukan hanya peningkatan SDM santri, menyiapkan mereka menghadapi dunia 4.0 perlu jadi perhatian tersendiri.

Kenyataannya, masih banyak Pondok Pesantren yang kurang siap menghadapi derasnya perkembangan dunia teknologi dan informasi.

Padahal, kecanggihan teknologi sebenarnya bisa dimanfaatkan oleh pondok pesantren untuk menunjang proses pembelajarannya secara umum.

Tidak terkecuali masalah kurang baiknya pendataan santri, yang biasanya menjadi masalah yang tak kunjung usai, dan menjadi penyakit rutinan.

Biasanya, setiap pergantian kepengurusan, maka akan ada masalah pendataan santri. Pasalnya, kepengurusan sebelumnya, tidak bisa memberikan data kepada pengurus yang baru.

Ini masih pada tataran pendataan santri aktif, lain halnya dengan data alumni, tentu juga tidak jauh berbeda. Pesantren kurang bisa mengelola data alumni.

Oleh sebab itu, sebaiknya Pondok Pesantren mulai mempersiapkan sebuah teknologi, dimulai dari pendataan dan pengelolaannya.

Dan mungkin, jika pengurus pesantren mencari solusi untuk pendataan tersebut, berupa sebuah aplikasi berbasis website juga tidak mudah.

Sebab, bisa dipastikan tiap aplikasi data santri antara satu pesantren dengan pesantren yang lain tidak sama.

Oleh sebab itulah, dibutuhkan sebuah aplikasi data santri yang fleksibel, artinya bisa digunakan dan dimanfaatka oleh segenap pesantren secara umum.

Dan kini telah hadir, sebuah aplikasi pendataan santri berbasis website, bernama SIMATREN, sebagai solusi pendataan dan pengelolaan managemen pesantren.

SIMATREN sendiri dikembangkan oleh oiminfo.net, dan dibuat oleh Abdurrohim dan Khullatur Rosyidah yang keduanta jebolan pondok pesantren.

Artinya, aplikasi ini dibuat sebaik mungkin agar sesuai dengan konsep pondok pesantren secara umum.

Selain kelebihan diatas, layaknya sebuah Sistem Informasi Akademik (SIAKAD), aplikasi ini kuga memiliki fitur utama, yakni pendataan santri, pengurus, alumni, kelas, hingga keuangan yang lengkap dengan laporan.

Dibuat dengan kategori user (level user) yang berbeda-beda, sehingga tiap user dengan kategori tertentu bisa login dan melihat data.

Misalnya, Admin yang memiliki akses secara umum dan menyeluruh. Bendahara Satu, yang memiliki akses pada pembuatan rekening dan buku leuanhan serta proses penunggakan SPP/Syahriyah.

Sementara Bendahara Dua, memiliki tugas proses transaksi tagihan/ tunggakan.

Disisi lain, ada fitur tambahan sebegai penyempuranaan, antara lain adanya fitur sistem penitipan uang kiriman para santri, sistem tabungan santri, hingga proses absensi menggunakan barcode yang tertera pada kartu santri.

Sebagai tambahan, Wali Santri juga bisa memantau dan melihat data diri putra-putrinya yang sedang mondok, dengan cara login pada aplikasi tersebut.

Bukan hanya data diri santri yang bisa dipantau, wali santri juga bisa melihat laporan penitipan keuangan, data tabungan, tagihan, hingga kelas, kamar dan nilai-nilainya.

Dikembangkan sejak bulan oktober 2019, diharapkan aplikasi SIMATREN (Sistem Informasi Pesantren) ini nantinya bisa digunakan oleh banyak pesantren, dan bisa semakin bermanfaat.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *