Fungsi Fitur RFID Di Simatren Untuk Kedisiplinan Santri

Simatren.com | Salah satu tujuan hadirnya SIMATREN adalah membantu pesantren dalam memperbaiki persoalan manajemen yang selama ini dialami oleh berbagai pesantren.

Salah satu problem yang kerap dihadapi pesantren adalah “Kedisiplinan”. Biasanya, pihak pengurus pesantren menanggulangi kedisiplinan tersebut dengan memaksimalkan absensi, baik absensi perkelas maupun absensi keseluruhan.

Untuk membantu kedisiplinan dengan absensi, kini banyak aplikasi sisitem informasi yang memanfaatkan teknologi fingerprint, pindai Barcode.

Di Simatren sendiri, kini telah dilengkapi dengan teknologi RFID, sebuah teknologi pindai kode unik, yang kini banyak digunakan, contohnya pada etoll.

Teknologi RFID tersebut dibenamkan di Simatren untuk membantu pihak pesantren guna meningkatkan kedisiplinan santri. Bagaimana cara kerjanya?

Dilihat dari fungsinya, RFID ini nantinya bisa menggunakan Kartu Tanda Santri (KTS), dan dengan kartu santri ini, mereka bisa dengan mudah melakukan absensi pada perangkat RFID reader, yang harganya cukup terjangkau.

Funsgi RFID pada Simatren, ada tiga yaitu:

  1. Absensi Umum, Pindai menggunakan RFID dapat dilakukan untuk melakukan absensi keseluruhan santri dalam satu pesantren.
  2. Absensi Perkelas, Pindai RFID juga berfungsi untuk melakukan absensi perkelas dalam satu departemen/ divisi/ tingkatan.
  3. Cek Profil, Pindai ini juga berfungsi bagi santri yang ingin melihat data pribadinya, mulai data akademik, data keuangan/ tunggakan santri.

Maka dengan teknologi terbarukan yang sudah dibenamkan dalam “Simatren” tersebut, Pesantren bisa dengan mudah merekam jejak para santri yang tentunya bisa dengan mudah menindaklanjuti guna peningkatan kedisiplinan mereka.

Jika anda tertarik menggunakan aplikasi Sistem Informasi Pesantren, silahkan hubungi kami di KONTAK yang telah disediakan.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 pemikiran di “Fungsi Fitur RFID Di Simatren Untuk Kedisiplinan Santri”